Rabu, 11 Maret 2015

Mata Malam

Gadis kecil menjaja di lorong jalan
Menatap mata yang membuat iba
Dada ini berdentam penuh pertentangan
Apakah langit? Atau bumi yang akan ku pilih?
Di seberang jalan lampu-lampu gemerlapan
Mengubah malam dengan paradoks bintang
Indah menawan membutakan mata
Membuat lorong gelap semakin gelap
Apakah terang? Atau gelap yang akan ku pilih?
Itu, tinta merah tergurat di wajah para pujangga!
Tapi alunan musik kini menyanyi tanpa jiwa
Mengingatkanku kembali dengan dunia topeng
Aku merasa hina karena terlena dengan semut di sebrang!
Menutup mata jiwa dengan debar buta
Gadis kecil menjaja masih duduk di sana
-Tiara E. Ardi-
#110315#