Kamis, 20 November 2014

JIWA

Aku duduk menatap cermin menembus malam
Memandang pantulan diriku yang mengabur
Hitam, kelam, hampir tak tampak
Kepalsuan menatap pada mata yang gelisah
Ku lihat setan hitam menari di dalam sana
Mungkinkah dia merasa menang melihat jiwa yang sekarat?
Ku lihat cahaya jiwa mulai meredup
Hampir mati tertiup angin yang mendera
Apakah ia akan tiada?
Terhimpit di antara luka dan derita
Oh, mungkin sekalian ku tiup saja
Biar tiada karena tak ada yang menjaga
-Tiara E. Ardi-
#201114#


Tidak ada komentar:

Posting Komentar