Selasa, 23 Juli 2013

RUMAH ITU

Jendela di rumah itu pecah!
Hey, tahu tidak jendela-jendela di rumah itu pecah?
Rumah itu menjadi dingin
Angin masuk dari arah manapun jendela-jendela itu berada
Tapi sekarang jendela-jendela itu sedang diperbaiki
Satu demi satu, pecahan demi pecahan dirangkai lagi
Banyak tetangga yang membantu memperbaikinya
Ku berharap esok mentari bersinar terang
Agar rumah itu menjadi hangat lagi
Tapi nampaknya langit selalu sendu beberapa hari ini
Mudah-mudahan saja hujan dan petir tidak datang menghampiri lagi
Untung saja para tetangga berbaik hati membuatkan perapian
Jadi rumah itu akan sedikit lebih hangat di malam hari
Ya Tuhan, semoga esok dan seterusnya mentari bersinar terang
Agar rumah itu menjadi selalu hangat di bawah teriknya mentari
Dan semoga esok jendela-jendela itu telah selesai diperbaiki
Agar rumah itu terlindungi dari angin malam yang membekukan

-Tiara E. Ardi-
#210713#
Bukan Hanya Aku

Saat langit siang sendu, ternyata ada sinar matahari yang menerobos awan
Saat langit malam mendung, tiba-tiba ada bintang yang mengintip dari baliknya
Saat hujan turun, tak disangka ada pelangi yang menghiasinya
Selalu saja ada warna yang menghibur jiwa
Kata orang tidak ada yang namanya teman sepenanggungan?
Tapi aku punya, walaupun hanya segelintir saja
Mereka seperti berlian di tengah hamparan pasir
Mereka memang tidak tanpa cela
Mereka bahkan sering mencelaku
Tapi, hey!
Kata seseorang, berteman saja dengan malaikat bila kamu mencari teman yang tanpa cela
Aku hanya mencari teman yang sempurna
Karena Tuhan berkata manusia adalah makhluk ciptaan-Nya yang paling sempurna
Mereka memang gila
Tapi mereka menyelamatkanku dari kegilaan hidup
Saat aku sedih mereka memang tidak ikut bersedih
Tapi mereka malah berubah menjadi badut yang menghiburku
Dengan cara-cara yang tidak biasa mereka sangat menyenangkan
Dan dengan cara-cara yang tidak biasa pula mereka bisa sangat menjengkelkan
Tapi, hey!
Bukankah kita selalu menertawakan kesengsaraan kita?
Membuat lelucon tentang penderitaan kita dulu
Bernostalgia menceritakan hal yang sama selama bertahun-tahun
Tetapi tetap saja masih membuat kita tertawa terpingkal-pingkal
Atau ingatkah dulu?
Ketika kita berkhayal hal-hal gila terjadi saat “detik penuh penderitaan”
Atau berekspektasi tentang rencana-rencana besar kita
Sepertinya sekarang memang telah menjadi lelucon belaka
Tapi bukankah itu masa penderitaan yang indah?
Memori menggelikan yang sekarang kita pikir “amat bodoh mau melakukannya”
Dan aku amat bersyukur memiliki kalian di dalam memoriku yang amat terbatas


-Tiara E. Ardi-
#160713#

Kamis, 11 Juli 2013

SELAMAT MEMASUKI BULAN RAMADHAN YANG SUCI INI
SELAMAT BERPUASA BAGI YANG MENJALANKANNYA
MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN
SEMOGA KITA MEMASUKI RAMADHAN DENGAN HATI YANG SUCI

:)

SALAM, TEA
The One

In my journey
In my short and long journey
There were light and darkness and twilight
They come and go
Just greet or even spin a yarn
So many greetings and goodbye
And introduction and farewell
From one become many
And from many there is the one
Sunshine and storm
Rain and rainbow
The time goes by
Just pass then go
There is the one stay in me
Against the time that goes by
Like the sun, like the moon
Like the universe inside me
There is the one stay in me

-Tiara E. Ardi-
#040713#