Kamis, 13 Juni 2013

KEGELAPAN YANG ABADI

Aku masuk ke dalam malam di bawah naungan malam
Mencoba mencari ketenangan jauh di bawah sana di perut bumi
Tali yang menjuntai dan dentingan logam setia menemaniku
Di dalam peluh aku bernafas menghirup aroma kegelapan
Aroma guano menyeruak masuk ke dalam penciumanku
Dengan sekelumit cahaya aku menjelajahi malam yang tidak pernah terjamah siang
Keindahan yang terselubung tersingkap kemanapun mataku terarah
Lekukan indah ciptaan tangan Tuhan,
Kilauan kristal yang bertarung dengan waktu,
Atau semua kehidupan yang bergantung padanya
Tetes demi tetes air adalah kehidupan baginya
Sesuatu yang membentuk dirinya namun juga dapat menghancurkan dirinya
Sunyi, sunyi, sunyi, dan menenangkan, itulah dirimu
Dengan berbalur lumpur aku pun kembali
Ke atas sana dimana aku menyapa matahari yang telah tiba di ufuk timur
Dan aku melepaskan nafas di tengah udara yang berlalu-lalang
Mengucapkan sampai jumpa padamu tempat dimana aku akan kembali lagi

-Tiara E. Ardi-
#110613#